Halo keeper, materi pertama yang akan dibahas dalam pelajaran fisika adalah materi besaran dan satuan. Istilah besaran dan satuan merupakan dua istilah penting yang harus kita kuasai untuk mempelajari fisika lebih jauh. Besaran dan satuan bisa diibaratkan sebagai nama atau simbol yang menjadi identitas suatu formula. Untuk itu kita harus memahami kedua istilah tersebut dengan baik.
Definisi Besaran dan Satuan
Istilah besaran dan satuan erat kaitannya dengan pengukuran. Pengukuran akan menghasilkan suatu nilai tertentu yang digunakan sebagai pembanding nilai besaran dengan besaran lain yang dijadikan sebagai satuan. Besaran merupakan sesuatu yang memiliki nilai yang dapat diukur dan dapat dinyatakan dengan angka. Nilai besaran merupakan hasil dari pengukuran menggunakan alat ukur. Nilai suatu besaran dinyatakan dengan satuan tertentu yang dijadikan ukuran nilai besaran.
Selain pengertian, berikut beberapa pertanyaan acuan yang bisa kita jadikan pedoman dalam mengkaji besaran dan satuan.
Pertanyaan Acuan
- Jelaskan jenis-jenis besaran berdasarkan cara memperolehnya dan berikan beberapa contoh!
- Jelaskan jenis-jenis besaran berdasarkan penyusunannya dan berikan contoh!
- Jelaskan jenis-jenis besaran berdasarkan arahnya dan berikan contoh!
Jenis-jenis Besaran
Berdasarkan Cara Memperoleh
Berdasarkan cara memperolehnya, besaran dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
Berdasarkan cara memperolehnya, besaran dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
- Besaran FisikaBesaran yang diperoleh dari hasil pengukuran dengan menggunakan alat ukur tertentu. Misalnya, besaran massa yang dapat diukur dengan neraca, besaran panjang yang dapat diukur dengan mistar, dan sebagainya.
- Besaran Nonfisika Besaran yang diperoleh dari hasil perhitungan dengan menggunakan alat hitung tertentu. Contoh besaran nonfisika adalah jumlah, bagian, dan sebagainya.
Berdasarkan Penyusunan
Berdasarkan proses penyusunannya, besaran fisika dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :- Besaran PokokMerupakan besaran yang satuannya telah ditentukan terlebih dahulu dan bukan merupakan turunan dari besaran lain. Misal panjang, massa, waktu, dan sebagainya.
- Besaran TurunanMerupakan besaran yang satuannya ditentukan setelah besaran pokok atau diturunkan dari besaran pokok. Contoh besaran turunan antaralain gaya, kecepatan, daya, dan sebagainya.
Tabel Besaran Pokok
Besaran | Satuan | Dimensi |
Panjang | Meter (m) | L |
Massa | Kilogram (kg) | M |
Waktu | Sekon (s) | T |
Suhu | Kelvin (K) | θ |
Kuat arus listrik | Ampere (A) | I |
Jumlah zat | Mol (mol) | N |
Intenstitas cahaya | Kandela (Cd) | J |
Tabel Besaran Turunan
Besaran | Rumus | Satuan |
Massa jenis | m/v | kg/m3 |
Kecepatan | s/t | m/s |
Percepatan | v/t | m/s2 |
Gaya | m.a | kg m/s2 |
Usaha | F.s | Joule (kg m2/s2) |
Berdasarkan arahnya, besaran dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
- Besaran vektorBesaran yang memiliki nilai dan arah, contoh : kecepatan, gaya, usaha, dan sebagainya.
- Besaran skalarBesaran yang hanya memiliki nilai saja, contoh : kelajuan, jarak, panjang, dan sebagainya.